Teman-teman, terkadang kita sudah membuat sebuah cerita yang panjang. Tetapi, kenapa, ya, ceritanya terasa datar dan garing. Hmm, perlu kita cermati, apakah ada konflik dalam cerita itu? Tapi apa itu konflik? Bagaimana caranya meramu dan membuat konflik agar menarik? Hm, simak penjelasan di bawah ini yuk! Konflik penting, lho, sahabat! Konflik berfungsi ntuk mendorong dan membangun sebuah cerita. Dengan adanya konflik, cerita menjadi dinamis. Pembaca akan penasaran, bagaimana konflik itu akhirnya terselesaikan. Pada dasarnya, konflik bisa dibagi dalam 4 jenis, yaitu: 1. Individu vs Individu Tokoh utama berkonflik dengan tokoh lain dalam cerita. Misalnya, seorang anak yang selalu juara kelas berselisih dengan anak yang selalu curang dalam ulangan. 2. Individu vs Kelompok Tokoh utama berkonflik dengan kelompok. Misalnya, seorang anak harus menghadapi segerombolan perampok. 3. Individu vs Diri Sendiri Ada perang batin dalam diri...